Evaluasi Rencana, Formalitas atau Kebutuhan?

Sudahkah instrumen-instrumen evaluasi kebijakan mampu menjadi pengendali untuk bisa meminimalisir dampak ‘kebocoran’ pelaksanaan rencana yang ada?

Dengan pesimis dinyatakan sebagai tidak. Kekuatan dari kebijakan yang dibuat tenyata masih belum mampu untuk bisa menjadi kekuatan. Kebijakan yang ada bisa sangat fleksibel jika ada lobi politik didalamnya. Bukan tanpa alasan hal ini dinyatakan, beberapa kasus yang terjadi di Kota Bandung bisa menjadi cerminan bahwa kekuatan hukum bisa dikendalikan oleh kekuatan kepentingan.

Kasus pertama adalah hotel Planet Dago. Pelanggaran terhadap kebijakan yang ada namun akhirnya harus mengalah karena pemerintah malah dituntut balik. Padahal dinyatakan bahwa Hotel Planet telah menyalahi IMB yang diberikan kepada pengembang. IMB No 503.6143/ SI-1876/DISBANG/2004 tanggal 15 Juli 2004 yang hanya memperbolehkan bangunan setinggi empat lantai saja. Padahal, Hotel Planet dibangun dengan enam lantai ditambah kubah.

Pelanggaran lainnya, ketinggian bangunan 46 meter yang semestinya hanya 28 meter. Pelanggaran garis sempadan bangunan yang semestinya 24 meter menjadi 20,2 meter. Izin kamar sebanyak 90 yang semestinya hanya 29. Kemudian, tempat parkir di bawah tanah yang ternyata dirancang untuk karaoke. Kasus yang mulai diungkap tahun 2005 tersebut dan bulan September 2005 masih menanti keputusan dari gubenur ternyata baru bisa terealisasi tahun 2007 dengan sempat terjadi penyegelan setelah sebelumnya pada tahun 2006 sudah ramai akan dilakukan pembongkaran.

Namun, dengan ‘berbagai pertimbangan’ pada tanggal 5 maret 2008 Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negera (PTUN) Bandung, Jawa Barat (Jabar) memenangkan Hotel Planet yang mengugat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Bambang Priyambodo SH, memutuskan pembatalan terhadap SK Walikota Bandung No 640/2523-Disbang tentang Pembongkaran Lantai lima dan enam Hotel Planet. Hakim juga menyatakan pembatalan terhadap SK Walikota tentang pembongkaran dan penangguhan pembongkaran lantai lima dan enam Hotel Planet, serta membebankan ongkos perkara kepada pihak tergugat sebesar Rp 1.529.000,00. Dan Hotel Planet masih beroperasi seperti biasanya hingga kini dengan mengganti nama menjadi Vue Palace Hotel.

Jika memang peraturan bisa diubah sesuai dengan kebutuhan (kepentingan) maka peraturan bukanlah hukum yang sifatnya mengikat. Dan juga fungsi evaluasi sebagai pengendali jelas tidak bisa bekerja pada kasus ini.

Kasus Hotel Planet ini tidak jauh berbeda dengan kondisi Dago Butik. Yang juga menjulang diantara bangunan di wilayah Bandung Utara. Nama bangunannya juga tidak mencerminkan penggunaan ruang yang dipakai. Bukan hanya lebih dari empat lantai. Dago butik adalah sebuah apartemen. Paling tidak, dua pembangunan tersebut menjadi cerminan bagaimana ketegasan dan pola evaluasi yang tidak jelas. Oleh karena itu, pembangunan babakan siliwangi menjadi salah satu isu yang menjadi perhatian banyak pihak termasuk oleh masyarakata yang cukup ‘kapok’ dengan belum tegasnya kebijakan yang diambil atas pembangunan yang dilakukan.

Mekanisme evaluasi yang sudah disusun dengan baik tidak bisa diharapkan banyak untuk bisa menjadi pengikat bagi pelaksanaan dari rencana-rencana yang dibuat. Jika kita kaitkan dengan kondisi ideal dimana evaluasi bisa dilakukan ketika tahap perencanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Sehingga, penyimpangan-penyimpangan yang terjadi bisa segera untuk diatas. Tetapi, jika bercermin kembali pada kasus Hotel Planet, evaluasi sebetulnya telah dilakukan di tiga tahap perencanaan namun kekuatan kebijakan yang masih belum bisa mendukung agar rencana bisa sejalan dengan peraturan yang ada. Sehingga, evaluasi yang dilakukan bukan hanya sebagai formalitas namun memang merupakan kebutuhan dan ‘didengarkan’. Mekanisme evaluasi dibuat, dilaksanakan dan diperuntukkan kepada manusia. Agar mekanisme evaluasi tersebut bisa berfungsi baik, manusia sebagai subjek dan objeknya harus bisa menjalankannya secara konsisten.



Wallahu’alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: