Bukan (hanya) Salah Fir’aun

Tahu dengan Fir’aun?

Ya, semua orang insyaAllah tahu dengan julukan yang satu ini..

Dan,

Akar dari segala kejahatan Fir’aun adalah sikap melampaui batas (thugyan)nya

“Pergilah kepada Fir’aun, sesungguhnya ia melampaui batas” (QS.An-Nazi’at:17)

Sikap melampaui batas ini adalah akibat ia menganggap dirinya serba cukup:

cukup pujian, cukup kekuatan, cukup kepatuhan dari bawahan, cukup loyalitas, dan seterusnya.


Mengapa Fir’aun menganggap dirinya serba cukup, paling hebat dan paling kuat?

Bagaimana ia berani bertindak melampaui batas-batas nurani dan kemanusiaan?

Bukankah dahulu pernah ada Raja Sulaiman,

yang walaupun kekuasaannya amat besar tapi tak memebuatnya begitu.

Mengapa?

Al-Qur’an telah memberikan jawaban atas pertanyaan itu.

Ternyata orang-orang disekitarnyalah yang membuat Fir’aun merasa serba cukup, paling hebat sekaligus penguasa nan tak tertandingi. Memang Fir’aun bukan orang shalih. Tapi segala kejahatan Fir’aun mungkin takkan jadi besar jika ada orang yang berani mengatakan “tidak”.

Oleh karena itu, judul tulisan “Bukan Hanya Salah Fir’aun” yang menjadi judul buku dari Kumpulan Ibroh Majalah Sabili muncul

Karena memang bukan hanya salah Fir’aun ternyata,

Tapi juga karena pengaruh sekitar

Yang masih ragu mengatakan bahwa yang Betul adalah betul

dan yang salah adalah yang salah

Diam-lah yang menumbuhsuburkan “Fir’aun”


(Ketika ada yang berbuat salah dan di-diamkan, jangan2 kesalahan itu bukan hanya milik si-pelaku. Tapi juga ada peran kita disana yang men-diamkan itu semua. Pesan Moral: Jangan buat saudara kita jadi Fir’aun 😀 )

6 Comments (+add yours?)

  1. salam revolusi
    Dec 27, 2008 @ 07:52:41

    assalamualaikum…….

    bener tuw ukht. di sisi lain manusia juga merupakan makhluk yang gak bisa hidup sendiri. apalagi yang punya prinsip “akus-sosial”…hehe… ketergantungan dengan orang lain pasti sangat tinggi.

    “jazakillah ya ukh, postingannya udah bisa memuhasabahi diri ana pribadi” 😀

    Reply

  2. wied
    Dec 27, 2008 @ 09:48:42

    emm…kadang susah jg tuk bilang “ngga”,demi menjaga perasaan org lain..
    tapi….akan dicoba..
    iya iya ngga ngga…
    sip deh!!.. ;D

    Reply

  3. padhangilalang
    Dec 28, 2008 @ 22:27:21

    aku juga sudah membaca bukunya! Bukan Hanya Salah Fir’aun

    Reply

  4. noey
    Aug 24, 2010 @ 11:02:45

    ijin share….makasih

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: