Akhawat Genit

Ini ada tulisan menarik dengan judul yang ‘agak2’, diambil dari http://kangaswad.info

Baca ini membuat batuk-batuk, lihat cermin, tanya teman, apakah ada dari kriteria itu yang kita miliki ukhtifillah?

=>Ada yang mau berkomentar?


Ciri-ciri akhawat genit:

Berpakaian yang mengundang pandangan
Ia memakai jilbab, gamis, namun lilbab dan busana muslimah yang digunakanya dibuat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan. Warna yang mencolok, renda-renda, atau aksesoris lain yang membuat para pria jadi terpancing untuk memandang.

=>Sudah pernah agtri bahas di https://aisyahkecil.wordpress.com/2008/12/19/pernak-pernik-pakaian-muslimah/

Senang dilihat
Akhawat genit, senang sekali bila banyak dilihat oleh para ikhwan. Maka ia pun sering tampil di depan umum, sering mencari-cari perhatian para ikhwan, sering membuat sensasi-sensasi yang memancing perhatian para ikhwan dan suka berjalan melewati jalan yang terdapat para ikhwan berkumpul.

Kata-kata mesra yang ‘Islami’
Seringkali akhawat-akhawat genit melontarkan ‘kata-kata mesra’ kepada para ikhawn. Tentu saja kata-kata mesra mereka berbeda dengan gayanya orang berpacaran, namun mereka menggunakan gaya bahasa Islami.

“Jazakalloh yach akhi”
“Akh, antum bisa saja dech”
“Pak, jangan sampai telat makan lho, sesungguhnya Alloh menyukai hamba-Nya yang qowi”
“Kaifa haluka akhi, minta tausiah dunks…”
“Akh, besok syuro jam 9, jangan mpe telat lhoo..”

SMS tidak penting
Biasanya akhawat-akhawat genit banyak beraksi lewat SMS. Karena aman, tidak ketahuan orang lain, bisa langsung dihapus. Ia sering SMS tidak penting, menanyakan kabar, mengecek shalat malam sang ikhwan, mengecek shaum sunnah, atau SMS hanya untuk mengatakan “Afwan…” atau “Jazakalloh”

Banyak bercanda
Akhawat genit banyak bercanda dengan para ikhwan. Mereka pun saling tertawa tanpa takut terkena fitnah hati. Betapa banyak fitnah hati, VMJ, yang hanya berawal dari sebuah canda-mencandai.

Tidak khawatir berikhtilat
Ada saat-saat dimana kita tidak bisa menghindari khalwat dan ikhtilat. Namun seharusnya saat berada pada kondisi tersebut seorang mu’min yang takut kepada Allah sepatutnya memiliki rasa khawatir berlama-lama di dalamnya. Bukan malah enjoy dan menikmatinya. Demikian si akhawat genit. Saat terjadi ihktilat akhawat genit tidak khawatir. Bukannya ingin cepat-cepat keluar dari kondisi tersebut, akhawat genit malah menikmatinya, berlama-lama, dan malah bercanda-ria dengan pada ikhwan laki-laki di sana.

Berbicara dengan nada
Maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada, mendayu, atau agak mendesah, atau dengan gaya agak kekanak-kanakan, atau dengan gaya manja, semua gaya bicara seperti ini dapat menimbulkan ‘bekas’ pada hati laki-laki yang mendengarnya. Dan ketahuilah wahai muslimah, hal ini dilarang oleh syariat. Allah SWT berfirman yang artinya:
Maka janganlah kalian merendahkan suara dalam berbicara sehingga berkeinginan jeleklah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang ma‘ruf.” (Al Ahzab: 32)
Para ulama meng-qiyaskan ‘merendahkan suara’ untuk semua gaya bicara yang juga dapat menimbulkan penyakit hati pada lelaki yang mendengarnya.

Maka mari sama-sama kita perbaiki diri. Kita tata lagi pergaulan kita dengan lawan jenis. Karena inilah yang telah diperintahkan oleh syariat. Dan tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kepada hamba-Nya, kecuali itu kebaikan. Dan tidaklah Allah melarang sesuatu kepada hamba-Nya, kecuali itu keburukan. Dan sesungguhnya Rasulullah SAW telah mewasiatkan kepada ummatnya bahwa fitnah (cobaan) terbesar bagi kaum laki-laki adalah cobaan syahwat, yaitu yang berasal dari wanita:
Tidaklah ada fitnah sepeninggalanku yang lebih besar bahayanya bagi laki-laki selain fitnah wanita. Dan sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa bani Israil adalah disebabkan oleh wanita.” (HR. Muslim)

Sesungguhnya evaluasi dan kritik yang didapatkan dari orang lain merupakan bentuk kepedulian agar kita bisa terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kelalaian yang dilakukan..

Wallahu ‘alam


NB: ada juga artkel tentang  ‘ciri-ciri ikhwan genit’ (bahkan ada 20 poin), apakah perlu di-share juga agar akhwat lebih waspada?

15 Comments (+add yours?)

  1. Muthia Hael
    Jan 01, 2009 @ 14:09:41

    hai bu,…
    akhirnya aku mengunjungi blogmu….

    waduh bu, pakaian yg mencolok, gaboleh y,,,
    saya kn suka pake yg warna-warni….tapi bukan untuk menggoda ikhwan ko…hahaha..

    satu lagi, banyak becanda….hehe itu mah kerjaan saya dari jaman SD, mana turunan di keluarga lagi, hehe…
    walaupun akhirnya saya tahu, bahwa Rasul juga bercanda tapi dalam hal kebenaran..yup,,di 2009 diminimalisirlha ya…alias…lebih jaim aja kali ya..hihihi
    hmmm..

    Reply

    • aisyahkecil
      Jan 01, 2009 @ 16:26:23

      @muthia hael
      ini teh muthi bi bukan ya?

      o.. ttg pakaian warna-warni, mampir dulu k tulisan agtri yang pernak pernik muslimah…
      iya sepakat.. ngapain jg ngegoda ikhwan?? 😀

      yup,yup
      semoga kita bs terus menjadi lebih baik..

      Reply

  2. nurulwidya
    Jan 02, 2009 @ 06:41:06

    assalammu’alaykum teh agtri..

    ijin ngelink yak ^_^
    http://nurulwidya.wordpress.com

    Reply

  3. muthie
    Jan 03, 2009 @ 12:38:30

    iya sayaang ini muthi anu geulish….bi05

    Reply

  4. Citra Puspitasari
    Jan 03, 2009 @ 19:24:55

    MasyaAllah deh tri, aku baca ini sambil senyamsenyum plus ketawa agak ga jelas,, kebayang kan?

    spakat, dishare juga tri yg ttg ikhwan genit 🙂

    Reply

    • aisyahkecil
      Jan 03, 2009 @ 19:47:06

      em.. iya..iya..
      Kebayang Pus..

      Tentang ikhwan genit sebetulnya udah siap untuk di-post
      Tapi masyaAllah..
      Sebentar, agtri renungkan dulu ya di post apa enggak

      kalau nggak,
      em..coba aja search di-google dengan clue tersebut
      Agtri udah coba dan ternyata…
      Banyak juga yang nulis ttg hal tersebut

      Mangga di-cek..

      Reply

  5. Nisa
    Jan 03, 2009 @ 20:08:06

    Agtri………………..
    Assalamu’alaykum…
    postingan yang agtri share bagus..
    walau aku butuh jiddiyah lebih untuk membacanya…

    tau kenapa?
    geli potongan2 SMSnya heheheh….

    anyway,
    senang ada akhwat2 yang concern terhadap dunia kemuslimahan..

    tafadhal, selamat melanjutkan perjuangan ya aisyah..
    ^_^

    wassalam

    Reply

    • aisyahkecil
      Jan 03, 2009 @ 21:06:48

      @ nisa
      Wa’alaikumussalam…
      Nisa…
      potongan2 sms?
      hehehe, no comment..

      Nuhun, butuh masukan dari akhwatfillah
      dan butuh diingatkan juga kalau agtri melakukan kelalaian.. ^_^

      @Cipus
      Betul..
      Agak nggak etis disampaikan disini..

      Reply

  6. Citra Puspitasari
    Jan 03, 2009 @ 20:35:54

    iya,,mmg ga nyambung kl dipost di blog ini

    sudah dibaca barusan,,
    di http://melati-asih.web.ugm.ac.id

    Reply

  7. wied
    Jan 04, 2009 @ 11:14:55

    hehhehehe…lengkap!
    gud gud guuuud…
    dimanapun kapanpun..tetap jaga hijabb..
    beTuuuLLL…
    🙂

    Reply

  8. aisar
    Jan 05, 2009 @ 02:27:15

    subhanallah ternyata blognya Agtri 😀
    baguuuss…

    @ Cipus -> pengen postingan ikhwan genit? mampir aja yu ke blog kita2 hahaha..

    Reply

    • aisyahkecil
      Jan 05, 2009 @ 07:00:26

      @wied
      iya de’, betul..betul..betul.. (ipin mode : on)
      hijab everywhere, ihsan..

      @aisar
      sedang belajar menulis,
      berharap bisa bermanfaat untuk yang lain

      Reply

  9. Igelia Syifa Fauziah
    Jan 03, 2010 @ 15:22:16

    hihihihi….
    kerend nyh Blog’a…
    jDi ngingetin supaya gag jDi akhwat yang genit lagi…
    hohoho….
    soaL’a ada bagian yang bikin ane ngerasa jadi akhwat genit nihh…
    hehehehehe….
    =)
    Syukron yua…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: