Pemenang Pemilu 2009(versi Google) ^_^

Em, coba temen2 search di google dengan keyword

“pemenang pemilu 2009”

dan

ya..

temen2 bisa lihat sendiri apa hasilnya..

Bukan kata agtri lo..

Itu jawaban dari google

[tapi jawaban harapan agtri juga… Amin…. 🙂 ]

(dapet dari http://dizzie86.multiply.com/journal/item/33/Partai_Pemenang_Pemilu_2009_versi_Google)

5 Comments (+add yours?)

  1. Superpetruk
    Jan 28, 2009 @ 11:40:52

    Itu direkayasa teh..yg bikin kg org2 itu

    Reply

  2. dir88gun
    Mar 20, 2009 @ 15:27:14

    Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang,
    lihat kenyataan yang ada di sekitar kita!

    Uang Dihamburkan…
    Rakyat dilenakan…
    Pesta DEMOKRASI menguras trilyunan rupiah.
    Rakyat diminta menyukseskannya.
    Tapi rakyat gigit jari setelahnya.
    DEMOKRASI untuk SIAPA?

    Ayo temukan jawabannya dengan mengikuti!

    Halqah Islam & Peradaban
    –mewujudkan rahmat untuk semua–
    “Masihkah Berharap pada Demokrasi?”
    Tinjauan kritis terhadap Demokratisasi di Dunia Islam

    Dengan Pembicara:
    Muhammad Rahmat Kurnia (DPP HTI)
    KH. Ahmad Fadholi (DPD HTI Soloraya)

    yang insyaAllah akan diadakan pada:
    Kamis, 26 Maret 2009
    08.00 – 12.00 WIB
    Gedung Al Irsyad

    CP: Humas HTI Soloraya
    HM. Sholahudin SE, M.Si.
    081802502555

    Ikuti juga perkembangan berita aktual lainnya di
    hizbut-tahrir.or.id

    Semoga Ia senantiasa memberikan petunjuk dan kasih sayangnya kepada kita semua.
    Ok, ma kasih atas perhatian dan kerja samanya. (^_^)
    Mohon maaf jika ada ucapan yang kurang berkenan. (-_-)

    Wassalamu alaikum wr. wb.

    Reply

    • aisyahkecil
      Mar 20, 2009 @ 17:15:49

      @dir88gun
      Wa’alaikumussalam,
      saudara seiman,

      bukan berarti ana sepakat sepenuhnya dengan sistem yg ada saat ini
      tetapi, ketika kita ingin perubahan menuju yg lebih baik itu ada,
      maka berikan contoh lain pada saya
      apa yang bisa kita lakukan selain memperbaiki individu2 dan berusaha masuk kedalam sistem yang akan diperbaiki itu..
      (secara konkret ya, bukan wacana semata..)

      bukan hanya bottom-up karena itu tidak tidak ‘bergigi’
      bukan pula hanya top-down karena itu berarti memaksakan kehendak (ingat penegakan syariat islam di Aceh)
      Tapi melalui keduanya..

      Bosan nggak antum dengan kondisi negara yang gini-gini aja?
      Legislatif yang punya peran untuk mengatur regulasi ternyata diisi orang-orang yang kompetensi masih dipertanyakan,
      kalaupun kompetensinya ada, ternyata nuraninya yang menjadi pertanyaan.

      Pernah antum mendengar ada seorang gubernur yang tidak mengambil ‘setoran’ dari dinas2 di Pemerintahannya?
      (yang ternyata sudah menjadi kebiasaan turun temurun entah dari kapan..)
      Pernah antum mendengar ada seorang gubernur yang mengajak para pengusaha agar mengalihkan uang ‘setoran’ untuk memperbaiki 30 sekolah di daerah s*K*b*m*??
      ternyata sampai segininya kondisi kita..
      Siapakah gubernur ini?
      Bliau yang saat ini menjadi JaBar 1 sekaligus kader dari Partai Da’wah ini..

      Rakyat terlena?
      Maaf saudaraku?
      Rakyat pusing bukan terlena..
      4 lembar kertas suara harus diisi.. gedenya segede kertas koran lagi yang harus mereka contreng…
      Sampai kapan rakyat ‘dipusingkan begini?’
      (cara berkah dan efisien, contreng saja ‘Pojok Kanan ataS)

      Sekali lagi saya ucapkan maaf..
      Demokrasi adalah sebuah sistem yang terpilih saat ini..
      Bukan hanya untuk dikritisi tetapi butuh tindakan nyata untuk bisa memberikan alternatif lain bahwa sistem dari Allah-lah sebagai solusi terbaik..
      Bagaimanakah itu??

      Jika ingin tahu apa jawabannya
      beri dengan mencontreng PKS
      agar PKS bisa membuktikan sistem seperti apa yang bisa membuat rakyat adil dan sejahtera..
      Btw, dibandingkan dengan golput dan dampaknya malah bisa memberikan kesempatan ‘yang nggak jelas’ untuk menang, mending dikasiihin ke yang insyaAllah sudah terbukti..
      Mau bukti, sok atuh buka http://www.simpatisanpks.co.cc/?page_id=43

      -Ketika diam tidak menjadi solusi-

      Reply

  3. WinaWinaWina
    Mar 20, 2009 @ 19:38:06

    Allahu akbar!!
    Mantaph kali Agtri..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: