Parasit Da’wah

………………
mulanya malu-malu,
lalu jadi benalu
(Parasit, Gita Gutawa)

Parasit yang lazim kita tahu biasanya terkait dengan tumbuhan.
Kata mas-mbak wiki,

“Tumbuhan parasit adalah tumbuhan yang untuk kelangsungan hidupnya menggantungkan sebagian atau seluruh sumber energinya pada tumbuhan lain (disebut tumbuhan inang) dan mengakibatkan inangnya mengalami kekurangan energi”

Nah, tapi parasit tidak hanya identik tumbuhan ternyata. Lagu dari de’ Gita Gutawa yang beberapa lama ini terdengar dimana-mana dengan irama yang cukup khas ternyata bisa digunakan juga untuk manusia. Pas denger lagu ini, jadi berpikir.. Keknya bukan hanya untuk “hubungan dua manusia” seperti lagu yang de’ Gita Gutawa nyanyikan parasit bisa digunakan..
Jangan-jangan di dalam da’wah ini juga banyak parasit tanpa disadari..
(Jangan-jangan itu aku? Na’udzubillah..)

Parasit Da’wah?
Jika boleh mendefinisikan,

Parasit da’wah adalah seseorang yang mengambil keuntungan untuk dirinya dengan tameng da’wah. Padahal entah sadar atau tidak keberadaan dia ini malah membuat kekeroposan di dalam bangunan peradaban yang sedang dibangun ini..

Ikutan itu ini biar dapet relasi,
Ikutan itu ini biar dipuji
Ikutan ini itu biar dapet si ‘anu’

Cukuplah sebuah hadits ini untuk menggambarkan hal tersebut,
sebuah hadits shohih tentang ancaman bagi orang yang tidak ikhlas dalam beramal yaitu hadits tentang 3 orang yang pertama akan ditanya di hari akhirat. Ketiga orang tersebut adalah orang yang berjihad fi sabilillah, orang alim, dan orang dermawan.
Ketiganya ditunjukan nikmat yang telah diberikan kepada mereka dan merekapun mengetahuinya. Kemudian orang pertama mengaku bahwa dia telah berjihad di jalan Allah, tetapi Allah mengatakan bahwa dia berdusta, dia berjihad dengan tujuan supaya dikatakan bahwa dia itu pemberani dan memang telah dikatakan demikian adanya,maka akhirnya ia pun diseret ke neraka. Orang kedua mengaku telah belajar dan mengajarkan Al-Qur’an kepada manusia, tetapi Allah mengatakan bahwa dia berdusta, dia mengajar supaya dikatakan bahwa dia orang alim/ulama dan memang telah dikatakan demikian adanya,maka akhirnya ia pun diseret ke neraka. Orang ketiga mengaku bahwa dia telah meng-infaq-an harta di jalan Allah, tetapi Allah mengatakan bahwa dia berdusta,dia melakukan hal itu supaya dikatan bahwa dia orang dermawan, dan memang telah dikatakan demikian,maka akhirnya dia pun diseret ke neraka. Wanaudzu billah min dzalika.

ketiga orang itu,
ada yang ingin agar dikatakan bahwa dia itu pemberani,
ada yang ingin agar dikatakan bahwa dia itu alim/ulama,
ada yang ingin agar dikatakan bahwa dia itu dermawan

Ada sebuah sya’ir dari seorang ustadz
“Kapan pembangunan peradaban ini selesai? Jika kamu membangun sedang selainmu merusak. APabila 100 pembangun, diikuti satu perusak. itu pun sudah sangat Cukup. Tapi bagaimana jika hanya ada 1 pembangun diikuti 1000 perusak??”

Semoga Allah Yang Maha Membolak balikkan hati senantiasa menetapkan hati ini pada Dien-Nya
Sehingga di hari akhir nanti kita bisa bertemu dengan wajah gembira.. Dan semoga paling tidak adalah dengan tidak menjadi beban bagi da’wah akibat kemaksiatan yang kita lakukan..

dan buat “Parasit Da’wah” sebagai penutup,lagu Gita Gutawa ini untukmu

“pergi kau ke ujung dunia,
dehidrasi di gurun sahara,
hilang di segitiga bermuda,

pergi kau ke luar angkasa,
hipotermia di kutub utara,
hilang di samudra antartika,
dan jangan kembali”
(Parasit-Gita Gutawa)

9 Comments (+add yours?)

  1. reZa pH
    Jul 21, 2009 @ 09:14:27

    na’udzubillah.
    semoga kita semua jadi alBanna bukan parasit…

    waa,, mau lagunya…
    pertama kali denger lagu ini, waktu kejebak macet pas perjalanan pulang dari walimahannya dzaky pn07 di jakarta..
    ikhwan2 semobil kok pada hafal lagunya ya? (saya bahkan baru tahu)

    Reply

    • aisyahkecil
      Jul 30, 2009 @ 10:47:57

      @PH
      Amin..
      Kalau lagu2 seperti ini langsung donlot saja, biasanya banyak link yang menyediakan mp3 gratisan
      (Eh, Tapi kalau gitu termasuk pembajakan gak ya?)
      Tapi pesan teteh, hati2 ya jangan jadi ketagihan lagu-lagu begini..

      Reply

  2. ikhwan
    Jul 27, 2009 @ 19:40:10

    wah,,terima kasih utk postingannya,,
    mengingatkan diri untuk bercermin diri,,

    semoga memberi manfaat yang sama bagi kebanyakan pembacanya..

    Reply

  3. Abdurrachman Habibi
    Jul 27, 2009 @ 20:47:54

    Apakah para “Parasit Da’wah” ini juga seharusnya diperlakukan seperti yang di lagu itu, “Pergi kau ke ujung dunia…” ?

    Reply

    • aisyahkecil
      Jul 30, 2009 @ 10:54:26

      @Abdurrachman Habibi
      Hm.. apakah “Pergi kau ke ujung dunia…” ?
      Jawabannya iya..
      Bukan cuma itu, tapi juga “dan jangan kembali”
      Karena yang agtri maksudkan disini adalah sifat
      Sifat mem-parasit itu yang perlu dijauhkan sejauh-jauhnya..
      Ada komen balik Bie? Mangga diantosan

      Wallahu alam..

      Reply

  4. nurulwidya
    Jul 28, 2009 @ 19:01:08

    astaghfirullah…
    semoga parasit menjauh dariku..

    Reply

  5. Habibi
    Jul 30, 2009 @ 12:22:33

    Hmmm…. bener juga sih.

    Tapi, kalo menurutku, Men-cap orang/suatu sifat sebagai parasit itu gampang banget. Jangan sampai salah tuduh aja.
    Seiap orang mempunyai perspektif sendiri dalam berbuat. Bisa saja, kita yang melihat dia sedang ber”parasit-ria”, padahal dia sama sekali tidak berniat begitu.

    Anyway, nice posting, ^^

    *just my 2 cents

    Reply

    • aisyahkecil
      Aug 01, 2009 @ 19:12:51

      @Habibi
      Wah, ada yang launching blog niy kayaknya
      Good2.. Hawa2 politik keknya banyak ya disana? Hehehe

      Yuph, bisa jadi mmg sgt mudah mencap sseseorang parasit atau tidak..
      Ok, mgkn sedikit klarifikasi ya
      Tulisan ini adalah refleksi untuk agtri sendiri sebetulnya..

      dan memang, tentang ke”parasit”an ini kita nggak pernah tahu dan nggak akan pernah bisa menilai..
      Karena cuma Allah dan hati kecil sendiri yang bisa tahu keadaan sebenarnya serta memberikan penilaian..

      *Nuhun juga atas opini dan kunjungan di blog ini..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: