Perempuan Inspirasi Peradaban

Pernah membaca sebaris kalimat
“Dibalik pemimpin hebat pasti ada perempuan agung”
Yuph, overall Agtri sepakat dengan kalimat ini

Tapi ada sebuah kata yang cukup mengusik..
“Dibalik”
okelah memang ada saat dimana perempuan ada dibalik layar,
Tapi apakah selalu begitu?
Ternyata nggak juga..
Karena perempuan juga Allah berikan potensi untuk bisa menghasilkan karya secara mandiri..
Mandiri disini jangan diartikan sempit bahwa perempuan bisa tidak tergantung sama sekali dengan laki-laki
Mandiri juga bukan berarti menyamaratakan kedudukan laki-laki dan perempuan

Hanya saja yang ingin disampaikan disini adalah bahwa perempuan juga bisa punya andil besar dalam menginspirasi peradaban..
Kita sadari atau tidak, memang hampir seluruh pemimpin ataupun tokoh-tokoh dunia berjender laki-laki,
tapi apakah perempuan tidak punya peluang untuk bisa menginspirasi juga?

Dalam buku “cewek-cewek T.O.P B.G.T”  terbitan KAIFA,
dibahas 34 orang perempuan dari masa lalu sampai saat ini yang mengukir karya dan dapat menginspirasi peradaban..
Memang hanya 34 yang terbahas, tapi agtri yakin bahwa jumlahnya pasti jauh lebih banyak dari itu.
Dan ke-34 perempuan ini ditetapkan dengan 2 kriteria utama (yang berat ternyata….):
1. Dia harus meraih sesuatu yang luar biasa di bawah usia 20 tahun (hiks.. kelewatan satu tahun..)
2. ada informasi tertulis tentang diri dan kehidupannya

Beberapa diantaranya,
Hatchepsut, (1508-1458 BC), Fir’aun
Hatshepsut adalah salah seorang wanita sangat berpengaruh pada masa sebelum masehi. sungguh menakjubkan bagaimana sebuah masyarakat yang didominasi oleh laki-laki seperti Mesir bisa menerima Hatchepsut sebagai penguasa. Hatchepsut dipertahankan sebagai Fir’aun selama 20 tahun! Wilayah yang dikuasai Hatchesput membentang dari timur laut Afrika melewati semenanjung Arab sampai wilayah Suriah saat ini. Pemerintahannya diwarnai perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan. Hatshepsut terus berkuasa sendiri sampai kematiannya pada 1458 BC. Ia digambarkan sebagai penguasa Mesir kuno yang berhasil membangun negaranya.

Miranda Barry, (1795-1865) Dokter
Sepertinya tidak terbayang bagaimana susahnya hidup dimasa ketika perempuan tidak diberi kesempatan mendpat pendidikan dan sering dipandang sebelah mata. Miranda Barry terpaksa harus menyembunyikan statusnya sebagai perempuan seumur hidup agar bisa menjadi seorang dokter.
Diakhir hayatnya,Petugas forensik meletakkan perlatannya. Mulutnya menganga sementara asisten-asistennya terbelalak tak percaya, Dr. James Barry yang baru saja meninggal, seorang lelaki pemberani dan terhormat yang mengerjakan operasi pembedahan di berbagai medan perang di seluruh dunia, ternyata bukan lelaki pemberani sama sekali. Dia… seorang perempuan pemberani.

Ratu Victoria, (1819-1901) Penguasa Inggris Raya
Dalam catatan sejarah, Ratu Victoria menduduki urutan pertama wanita paling berpengaruh dalam sejarah. Ketika memasuki Westminster Abbey, Victoria baru genap berusia 19 tahu! Ratu Victoria digambarkan sebagai wanita bertangan besi, yang memiliki pengaruh luar biasa, bukan hanya terbatas pada kerajaannya tapi dia juga memimpin kolonialisme Inggris di seluruh dunia sehingga Inggris menjadi Inggris Raya dengan daerah jajahan yang terbanyak di dunia pada abad ke 19.

Helen Keller (1880-1968)
Kisah kehidupan Hellen Keller tentu sudah akrab di telinga kita. Bayangkan, seseorang yang secara panca indra diuji dengan ketidaksempurnaan dapat begitu menginspirasi dunia. Hellen Keller buta dan tuli. Dunianya pasti terasa amat sepi. Tanpa suara, tanpa warna. Tapi toh semua itu tidak menjadi kendala bagi Helen untuk berkarya. Terbukti, dia berhasil menjadi lulusan terbaik di kelasnya di universitas ternama di Amerika. Dia juga menjadi penulis dan pembela hak-hak ornag tunanetra pada khususnya dan orang-orang cacat pada umumnya, yang sering kali mendapatkan perlakukan diskriminatif dari masyarakat. Helen memperjuangkan hak kaumnya itu untuk memperoleh pengajaran. Hebat, kan?

Yuph, Nama-nama di atas hanyalah segelintir perempuan yang dianggap paling berpengaruh di dunia. Namun lagi-lagi Islam lebih unggul!
Umat islam memiliki perempuan yang jauh lebih berkualitas dari mereka yang disebutkan tadi. Perempuan-perempuan yang melahirkan pemimpin dunia yang telah menorehkan tinta emas sepanjang peradaban manusia.
Di antara mereka, ada perempuan yang dapat mengancam kekuasaan pemerintahan dzolim, dengan misi Tauhid “La Ilaha Illallah muhammad rosulullah”, dan tidak takut mati.

Khadijah binti Khuwaylid. Ia adalah wanita elit suku Quraisy yang terhormat. Bukan hanya kaya raya, khodijah juga terkenal dengan akhlak dan budi pekertinya yang baik. Ia adalah orang yang pertama mengakui kenabian Rasulullah saw. Seorang yang berpengaruh di balik kesuksesan Rasulullah saw dalam bertahan melawan hinaan, cacian, dan dusta yang dilontarkan masyarakat Quraisy saat itu. Memainkan peran besar dalam da’wah nabawiyah, Muhammad saw. Menjaga dan menguatkan suaminya saw dalam menghadapi terror kaum musyrikin.
Bukan hanya itu, Allah telah memberinya jaminan masuk syurga, bahkan telah menyediakan rumah untuknya di syurga.

Inilah karakter ideal seorang muslimah sejati, hingga ia mendapatkan predikat yang sama seperti Maryam. Rasulullah saw bersabda “Keutamaan Khodijah atas ummatku sebagaimana keutamaan Maryam atas seluruh wanita di bumi ini”.

Kalau dulu ada Khadijah, di zaman kontemporer ini ada Zainab Alghozali. Wanita luar biasa yang jika namanya disebutkan, mampu mengubah air muka seorang Gamal Abd Nasir, Presiden Mesir saat itu, yang terkenal diktator.

Berbagai konspirasi dan makar pembunuhan dilakukan atas dirinya, namun Allah tidak pernah menyia-nyiakan hambaNya yang bertaqwa; mulai dari makar kecelakaan mobil yang ditumpanginya hingga berbagai siksaan penjara, tidak mampu mengubah idealisme muslimah sejati pada dirinya sedikitpun; dari fitnah adu domba Abd Nasir terhadap sesama muslim hingga iming-iming jabatan Mentri, tidak pernah bisa memengaruhi hatinya yang kuat dan ikhlas.

Ia adalah seorang pendidik yang luar biasa, bukan hanya di rumah, namun ia mampu menggoncang gelora wanita muslimah lainnya untuk kembali kepada ajaran Islam yang murni, kembali kepada La ilaha illallah Muhammad rasulullah. Tidak menuhankan apapun selain Allah, baik itu berhala ataupun manusia. Kembali kepada Al qur’an dan sunnah saja.

Ia tidak membiarkan dirinya diam sementara saudaranya berada dalam kegelapan yang pekat, kelaparan, dan kesesatan. Lagi-lagi idealisme muslimah dalam dirinya memanggil untuk merubah semuanya secara perlahan tapi pasti. Memperbaiki kondisi masyarakat dengan seruan untuk kembali ke jalan Allah, tidak menyekutukanNya sedikitpun baik dengan harta, ataupun manusia, termasuk Abd Nasir.

Pemikirannya ini dianggap berbahaya, hingga ia dijebloskan ke dalam penjara yang penuh siksaan di luar batas kemanusiaan, bahkan binatangpun tidak pantas memikulnya. Hari-harinya penuh dengan cambukan dan siksaan. Dua minggu dalam penjara tanpa makan, dan minum, dan tanpa buang air! Kasih sayang Allah lah yang membuatnya masih bertahan hidup. Di dalam penjara, ia dipaksa dengan bermacam cara untuk menggadaikan aqidahnya untuk tunduk dan patuh kepada rezim Abd Nasir.

Namun rupanya, hati wanita ini begitu tajam dalam membedakan antara yang haq dan batil, walaupun perbedaannya tampak halus. Sehingga lagi-lagi ia mendapat siksaan yang sama sekali tak manusiawi. Bahkan lebih buruk dari apa yang dilakukan bangsa Tatar sebelumnya. Namun semua itu tidak dapat memadamkan cahaya Allah dalam dirinya.

Dan, barangkali kita berpikir.. Ya itu mah kejauhan.. Saya belum bisa menginspirasi dunia seperti itu..
Buku terbaru dari Tarbawi Press “The Wisdom of Women” adalah sebuah buku yang mengisahkan tentang perempuan-perempuan yang luar biasa..
Mereka ada disekitar kita, dan mereka mampu mengubah sesuatu menjadi tidak biasa.
Dengan kerja kerasnya, dengan keikhlasannya, dengan kesabarannya, dengan perjuangannya.. Kita, perempuan Indonesia seharusnya bisa belajar banyak, dan bukan malah menjadikan perempuan menjadi objek komersial..

Ada Ibu Adriana S.Ginajar yang menjadi pendiri sekolah untuk anak-anak autis, Ibu Kiswati yang (maaf) lulusan SD tetapi mampu membuka taman bacaan dan perpustakaan keliling, Ibu Harini Bambang Wahono yang mengubah kawasan beton menjadi ijo royo-royo, Ibu Septi Peni Wulandari penemu jarimatika. Ada juga kisah istri para tokoh-tokoh Indonesia, Ernalia Sri Bintang (Istri Sri Bintang) dan juga Suciwati (istri Alm.Munir) serta kisah-kisah perempuan luar biasa lainnya

Tentu masih banyak wanita muslimah hebat lainnya yang telah menjadi bagian dari sejarah..
Pertanyaannya adalah Lalu apa inspirasi yang bisa kita berikan untuk peradaban?

Sumber:
Kasim, Nur Atik dan Rose Fauziah. Agar Telapakmu menjadi Surga. 2009. Afra:Surakarta
Wasilah. The Wisdom of Women. 2009. Tarbawi Press: Jakarta
Welden, Amelie dan Michele Roehm. Cewek-cewek T.O.P B.G.T. 2004. Kaifa: Bandung
http://www.eramuslim.com

*perenungan H+1  jatah usia di dunia berkurang

2 Comments (+add yours?)

  1. taufiqsuryo
    Aug 05, 2009 @ 05:43:42

    subhanallah…
    blognya teh agtri muslimah banget yah…
    keren teh keren…

    Reply

  2. Ajiez
    Dec 15, 2010 @ 18:09:57

    perempuan tidak selama berada level bawah.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: