Amandel

Belakangan ini, disamping musim w*l*m*h*n ternyata juga lagi musim sakit
Orang di depan, di kanan, di kiri,dimana-mana deh,
jadi pada satu suara yaitu “uhuk-uhuk” dan “Hatchi”
Awalnya biasa saja karena tapi karena tiap hari “digituin” -baca: disuguhi batuk2 dan bersin2″ akhirnya nggak kuat juga
*Sampai di koran PR, Gubernur JaBar mengingatkan masyarakat untuk tidak panik. Ini bukan wabah Flu Babi tetapi Flu biasa.

Dan perjalanan dimulai dengan panas tubuh meninggi..
Rasanya malas sekali pergi ke dokter kecuali keadaan sangat mendesak dan tidak bisa lagi ditangani sendiri
Alhasil waktu malam suhu badan meninggi yang dilakukan adalah minum air sebanyak2nya untuk menurunkan panas tubuh
Alhamdulillah berhasil ternyata..
Paginya suhu tubuh udah turun walaupun ditebus dengan mata mengantuk karena sepanjang malam bolak balik ke kamar mandi tiap satu jam. Tapi nggak papalah

TIPS 1: Perbanyak minum air putih untuk menurunkan demam

Udah, lumayan? eh jadi batuk pilek
*ketularan siapa ini…
Nah, setelah minum obat batuk..
kondisi lumayan baik

TIPS 2: Mau Batuk/pilek cepet sembuh? Minum OBat, Kalau mau yang alami silahkan emut Jahe (Tapi, rasakan ‘sensasinya’)

begitu udah mau reda batuknya, main deh ke rumah Tante
dan situasi-kondisi begitu ‘tepat’
Disana mau ada arisan Sumsel
otomatis makanan pun bergelimpangan
(termasuk pempek dan sanjay yang menjadi tersangka utama pada kasus utama)
Pempek adalah suatu jenis makanan yang senantiasa menggoda untuk dihabiskan begitu melihatnya!

Akhirnya karena menganggap batuk udah sembuh, dilahaplah itu pempek sebagai makanan pertama hari itu (karena sebetulnya lg males bgt makan)
dan..
ternyata ada Sanjay juga disana
Subhanallah..Lengkaplah semua cobaan..
Sanjay adalah keripik singkong asal Sumatera barat yang dibaluri sambal berwarna merah yang kental dan itu juga salah satu makanan favorit!

iya, hanya dua hal itu sebetulnya yang dimakan tapi ternyata…
malam-malamnya jadi nggak enak tidur.
Kenapa coba?
Ternyata Agtri melupakan radang amandel yang menjadi raksasa tidur selama ini
Amandel ini memang sudah lamaaa sekali tidak kambuh dan kalo kambuh itu dulu ketika masih kecil kalo kebanyakan minum air dingin, makan es krim sama makan cokelat
*makanya nggak terlalu doyan ketiga hal tersebut
dan..
melupakan Pedas yang bisa jadi pemicu kambuhnya raksasa tidur ini!
Karena pas udah gede, pedas biasanya hanya mempengaruhi pencernaan saja
tapi kali ini diagnosa salah. *diagnosaa??

TIPS 3: Jangan makan hal-hal yang pedas, berminyak berlebihan, ataupun hal-hal dingin ketika tenggorokan  belum dalam keadaan baik

Baiklah, ini adalah sesi untuk berbagi tentang Amandel
Amandel (tonsil) adalah tumpukan lapisan seperti tisu yang terletak pada sisi kerongkongan bagian belakang. Amandel merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, yang didesain untuk melindungi kita dengan menjebak bakteri atau virus yang berusaha masuk ke tubuh kita melalui mulut.

Namun, infeksi yang terjadi terkadang sangat sering terjadi sehingga amandel tak sanggup menghadapinya. Celakanya, perlawanan yang dilakukan oleh amandel justru menginfeksi dirinya sendiri, hal ini yang disebut radang amandel.

Radang amandel biasanya disebabkan oleh virus yang juga penyebab sakit flu biasa. Bisa juga disebabkan oleh bakteri tertentu. Sebagai contoh, strep throat, sejenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut streptokokus.

Jika kamu memiliki amandel yang sehat, kamu mungkin tak menyadari mempunyai amandel meski melihat bagian belakang kerongkongan dengan kaca. Amandel menjadi lebih mudah dilihat saat seseorang mengalami radang amandel karena akan membengkak dan berwarna merah.

Berikut beberapa tanda-tanda radang amandel:
1. Sakit pada kerongkongan dan mudah berubah menjadi parah (Betul sekali)
2. Membengkaknya amandel (Yang ini juga)
3. Membengkaknya kelenjar di leher
4. Amandel berubah menjadi merah (Yuph)
5. Berubahnya suara (Betul, betul..)
6. Titik putih pada amandel (Kalo disenterin iya)
7. Demam (betul sekali)
8. Sulit menelan (ini yang paling nggak enak)

Untuk perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai
berikut :
– Diusahakan untuk
minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama demam.
Jangan minum es, sirop, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.
Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
– Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.
– Diberikan
terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.

Ya, itu hal-hal terkait dengan amandel
dan berdasarkan pengalaman selama ini amandel itu seperti panas dalam
dan dulu, kalau amandel sedang kambuh yang jadi obat adalah biji selasih yang diseduh bersama gula batu
InsyaAllah setelah minum selasih dan gula batu amandel jadi mengempis seperti biasa

TIPS 4: Minum seduhan biji selasih dan gula batu bagi penderita Amandel

Dan,
memang sebagian besar penyakit datang karena makanan

Jadi, waspada dalam memilih makanan

*Sekian sesi berbagi tentang kesehatan, kalau ada yang tidak tepat dari tulisan diatas, wajar!

karena Agtri bukan Bu dokter atau anak farmasi tetapi calon insinyur planologi 🙂

Advertisements

3 Comments (+add yours?)

  1. WinaWinaWina
    Aug 13, 2009 @ 20:32:52

    Hoo,,makanya yaaa,agtri jangan sembarangan maem..
    Kata Rasul juga kaan harus pilih2 maem ntu…

    Reply

  2. disease
    Mar 31, 2010 @ 17:22:52

    Wah lagi musaim uhuk-uhuk ya…kudu hati-hati neh biar kagak ketularan.. Postingannya informatif. Makasih

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: