Pembedaan..

Seringkali banyak hal yang terasa abu-abu..

Ini atau itu membuat ragu..

Harus tertawa berbahagia atau menangis bersedih hati?

Lalu,
marilah simak kisah Sahabat yang satu ini,
yang kisahnya membuat terpana..
Tak habis jika harus bertanya
“Bagaimanalah kekuatan mata hati itu dapat menjadi begitu peka?”
seperti tangis sedih Abu bakar as Shiddiq kala semua sahabat berbahagia
Surat An Nasr itu tertangkap berbeda oleh dirinya
Pernyataan kemenangan yang eksplisit tersampaikan
malah membuat air mata itu terus mengalir?
Ada apakah dengan seseorang yang senantiasa menjadi teman setia Rasulullah tersebut..
Tak bahagiakah setelah perjuangan ‘berlari’ kesana kemari demi menegakkan Dien ini?
Tak bahagiakah bahwa boikot, yang pernah membuat Kekasih-Nya menggigit sol sepatu demi mempertahankan hak perut, usai sudah?
Tak bahagiakah bahwa kini bersama keluarga dapat hidup ‘tenang’ seperti dahulu kala

Hanya kebeningan hatinyalah yang mempu membedakan..
Ketika kabar kemenangan mengisyaratkan tanda perpisahan baginya
Tanda perpisahan?
Ya, hanya Abu bakar yang kala itu menyadari
bahwa ketika kemenangan itu tiba
maka perpisahan dengan kekasih-Nya sudah ada di depan mata
Maka siapakah yang tak akan bersedih hati?

Ya, itulah tanda air mata Abu bakar kala itu
Air mata ditengah semua rasa bahagia atau bahkan tawa

Lalu,
bagaimanalah pula kekuatan mata hati yang berbeda dari khalifah ke tiga?
Saat seorang pemuda masuk ke dalam majelisnya usai melihat seorang wanita cantik diperjalanan tadi
kemudian beliau berkata
“Ada seseorang yang baru bermaksiat dengan matanya memasuki ruangan ini”
pernyataan yang mengundang tanya

“Darimanakah engkau mengetahuinya wahai Utsman? Apakah wahyu turun kepadamu?”
Sahabat yang terkenal amat pemalu itu pun menjawab
“Bukan, ini hanyalah firasat seorang mukmin. Dan Aku bisa melihat ada bekas kemaksiatan dari matanya”

Rabb..
Begitu lembut,
Begitu peka,
Begitu tajam..
mata hati itu
dengan amat tepat dapat merasakan
dapat membedakan..

*28 Ramadhan 1430H, Bulan Ramadhan akan segera berakhir..

Bersedih atau bergembirakah ketika tidak lagi bersamanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: